oleh

Lomba Desain Tote Bag, Yayasan Anugerah Lentera Cinta Beri Hadiah Rp 10,5 Juta

SAMARINDA. Yayasan Anugerah Lentera Cinta sebuah yayasan membidangi kepedulian kepada anak autis menggelar lomba desain tote bag berhadiah total Rp 10,5 juta.

Ketua Panitia lomba Tommy Heristomo menyampaikan, peserta berjumlah 23 orang dengan desain terkumpul 29. Adapun juara I diraih Muhammad Yoga Indrawan, Anida Fara Dilla (II), Sahri Ramadana (III). Kemudian M Sirajul Amin Mubarak (Harapan I) dan M Fakhurrozzhy (Harapan II). Sedang juara favorit dengan like dan komentar terbanyak diraih Nadia Citra Windayu.

Kepala UPTD Pusat Layanan Autis (PLA) Dinas Pendidikan Samarinda Moehamad Goufur mengapresiasi kegiatan sehingga Yayasan Anugerah Lentera Cinta ini semakin dikenal sehingga bisa bersama-sama dengan yang lainnya menunjukkan kepedulian terhadap autis.

Baca Juga  Satpam Harus Punya KTA Dari Mabes

“Dengan semakin dikenal dan mendapat kepercayaan banyak pihak, tentunya akan banyak dukungan yang datang sehingga bisa lebih luas lagi memberikan dukungan terhadap penanganan autis,” ucap Goufur dalam kegiatan penyerahan hadiah di Sekolah Urip Ngeriman Senin (30/11/2020) sore.

Senada disampaikan Pendiri Yayasan Puji Setyowati Jaang sekaligus mewakili Ketua Yayasan An Nuur Wanda Tisya, dimana lomba yang bertemakan anak dan lingkungan merupakan gagasan dari ketua Yayasan yang juga putrinya.

Baca Juga  Taman Perniagaan Hampir Final. Jaang Minta Jangan Dicoret-coret

“Kami komunikasi lewat dunia maya aja untuk menyelenggarakan lomba ini. Karena putri saya sedang menyelesaikan S2 Psikologis Autis di Jerman,” ucap Puji yang juga anggota Komisi IV DPRD Kaltim.

Menurut Puji gagasan dari lomba ini untuk menciptakan trandmark atau model dengan mengakomodir lingkungan yang sehat kemudian hubungan anak dengan ibu yang dituangkan dalam goresan atau desain.

“Kegiatan Ini yang perdana, tentunya harapan kita akan ada lagi berikutnya. Anak kami berkeinginan yayasan ini juga dikenal bukan hanya menangani di bidang anak autis dengan memberikan stimulus bagi mereka yang memerlukan tapi juga bisa berkiprah untuk masyarakat lebih luas,” ucap Puji sekaligus menambahkan yayasan ini telah memiliki satu sekolah yakni Sekolah Urip Ngeriman khusus anak autis beralamat di Perumahan Citra Griya Blok 45 dengan siswa yang tak mampu.

Baca Juga  Kabupaten Mahakam Ulu Siap Pertahankan Zona Hijau

Puji mengatakan desain yang diikutkan lomba menjadi hak sepenuhnya panitia.

“Kita nanti akan membuat tas desain yang ada ini. Bahkan ke depannya akan melibatkan swasta dalam membuat tas desain yang didapat dari lomba ini,” ungkap Puji. (*/don)

Komentar

News Feed