oleh

Bikin Resah, ODGJ Kembali Diamankan. Langsung Dibawa ke RS Atma Husada

SAMARINDA. Warga dan pengendara yang melintas di perempatan Jalan Bhayangkara hingga Awang Long, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, dibuat resah dengan perilaku TF (29). Pria yang mengalami gangguan kejiwaan atau dikenal dengan istilah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) itu, berteriak dan mengganggu pengendara serta pengunjung toko di sekitarnya. Ulah TF itu membuat warga ketakutan.

Akibat ulahnya tersebut, warga Air Hitam, Samarinda Ulu, ini terpaksa digiring menuju mobil Satpol PP Kota Samarinda, Kamis (27/5) sekitar pukul 09.20 Wita.

Agar keresahan warga tidak berlanjut, TF kemudian dibawa ke RS Atma Husada Mahakam, di Jalan Kakap, Samarinda Ilir, bersama petugas dari Dinas Sosial Kota Samarinda untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

TF merupakan ODGJ yang pernah dirawat di RS Atma Husada Mahakam. Setelah keluar dari rumah sakit khusus gangguan jiwa tersebut, sakit yang diderita rupanya kambuh dan kembali mengganggu ketenangan warga.

Baca Juga  Sengketa Lahan Koperasi Bernilai Ratusan Milyar Masuk PN Samarinda

“TF ini memang kerap mondar-mandir dan kadang teriak, membuat warga kaget,” kata Boy Sianipar, Kasi Ops Satpol PP Samarinda

Melihat tingkah TF yang sudah kelewat batas, warga meminta bantuan dari Satpol PP Samarinda. Setelah berhasil diamankan, kedua tangannya diikat lantaran dia tetap melawan meski sudah dinaikan ke dalam mobil Satpol PP.

Baca Juga  Warga Mulai Kehabisan Makanan. Sejumlah Kampung Terendam Sejak Lebaran

“Selanjutnya kami bawa ke rumah sakit jiwa berkoordinasi dengan Dinas Sosial,” ucap Boy.

Sriana, Anggota Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Samarinda Kota menyebut, Taufik merupakan pasien ulangan yang pernah mereka tangani. Untuk mengantisipasi kerawanan di masyarakat, Taufik kembali dirujuk ke rumah sakit jiwa agar ditangani kembali.

“Setelah kondisi kejiwaaanya stabil nanti kami kembalikan kepada pihak keluarganya,” singkat Yuliana. (kis/rin)

Komentar

News Feed