oleh

Ribuan Hektare Digarap, Minim Kontribusi. Pemkab Dorong Hilirisasi CPO

SANGATTA. Meskipun ratusan perusahan perkebunan sawit di Kutai Timur (Kutim) menguasai ratusan ribu hektare (Ha) lahan, namun belum banyak memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bahkan dalam Produk Domestrik Bruto (PRDB), juga belum banyak. Seperti diakui Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman beberapa hari lalu pada wartawan usai menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) di Kantor DPRD Kutim.

“Kalau bicara kontribusi sawit, memang belum ada. Karena sampai saat ini, di Kutim masih sebatas produksi CPO (Crude Palm Oil). Jadi kalau masih sebatas produksi CPO, memang belum ada kontribusi pada PAD,” katanya.
Karena itu, Ardianyah didampingi Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang mengaku kini telah mendorong agar dilakukan hilirisasi industri CPO di Kutim. Sebab dengan industri hilir, maka Kutim bisa mendapat PAD dari industri sawit. Salah satu industri hilir CPO yang hendak didorong adalah industri minyak makan, serta produk turunan lainnya. Selain memberikan PAD, industri hilir CPO juga mampu membuka lapangan kerja baru, sehingga dampak sampingan dari industri hilir sawit ini akan cukup basar.

Sekadar dikatahui, dalam LPJ Bupati Kutim beberapa hari lalu, dilaporkan jika di Kutim ini telah berdiri sebanyak 34 pabrik CPO, yang dibangun beberapa perusahan sawit yang ada di Kutim. Namun dari berbagai perusahan itu, belum ada yang mau membangun industri hilir sawit, karena CPO yang dihasilkan masih langsung dikirim ke industri di berbagai daerah, bahkan diekspor ke luar negeri.

Baca Juga  Soal Sandi Pamit dari Gerindra, Muzani: Saya Tidak Tahu Apa yang Menjadi Agenda Politiknya

Dari data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), perusahaan perkebunan hanya menyumbang PAD saat membangun, seperti membangun perumahan karyawan. Sebab mereka membayar pajak Izin Mendirikan Bangunan (IMB), namun itu juga sangat kecil. Pajak yang besar dari perusahan perkebunan itu adalah pajak bumi, namun itu masuk pemerintah pusat, sehingga daerah tidak dapat apa-apa. (jn/beb)

Baca Juga  Pemkot Janji Akan Evaluasi .Terkecoh Jasa Penyediaan Security

 

Komentar

News Feed