Siberindo.co – DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Pasangan suami istri (Pasutri) Iwan (45) dan Yati (30) diamankan Relawan Sandi Bhayangkara bekerja sama dengan Relawan Gabungan Kota Samarinda lantaran meminta sumbangan mengatasnamakan bantuan untuk korban kebakaran yang melanda Desa Sebulu beberapa hari lalu, namun ternyata Uang sumbangan tersebut dipergunakan untuk keperluan pribadinya.
Menurut Kabid Humas Sandi Bhayangkara Samarinda Muhammad Jayus, ia menerima laporan bahwa ada Pasutri yang mengaku Relawan Kota Samarinda meminta sumbangan kepada masyarakat, namun Uangnya tidak disalurkan kepada korban tetapi dipergunakan untuk keperluan pribadi.
“Kami beserta Relawan Samarinda mengamankan oknum yang mengaku sebagai relawan sekitar jam 3, pelaku ini meminta sumbangan kepada warga dengan cara door to door ke rumah warga dan pertokoan. Kami mengamankan pelaku di Jalan Tantina, Kelurahan Bandara,” ucap Jayus kepada DETAKKaltim.Com group Siberindo.co, Selasa (9/2/2021) Sore.
Pada saat mengamankan pelaku, Relawan Sandi Bhayangkara menemukan Uang hasil sumbangan masyarakat, serta ditemukan senjata tajam sehingga langsung dibawa ke Mako Sandi di Jalan Aziz Samad, untuk dimintai keterangan.
“Suami istri ini meminta sumbangan berbekal wadah Toples mengatasnamakan Relawan Peduli Bencana, dan saat kami amankan kami menemukan uang sebesar Rp70 Ribu serta Sajam (senjata tajam) berbentuk Pistol,” kata Jayus lebih lanjut.
Berdasarkan pengakuan pelaku, ia melakukan hal tersebut lantaran ingin membayar sewa rumah. Namun saat ini ia belum bekerja, sehingga terlintas ide untuk meminta sumbangan.
“Uangnya saya buat bayar rumah, karena saya belum kerja jadi saya pura-pura minta sumbangan. Saya melakukan hal ini sudah 5 kali,” beber Iwan.
Guna menghindari amukan massa yang semakin banyak berdatangan, dan agar kejadian ini tidak terulang kembali maka Relawan Sandi Bhayangkara membawa pelaku ke Polresta Samarinda untuk di tindak lebih lanjut. (Setyo).
Editor : Lukman











Komentar