oleh

Yusi Ananda Melantik Kaharuddin Sebagai Ketua PHRI Cabang Paser

Paser – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kaltim Yusi Ananda Rusli melantik Kaharuddin sebagai Ketua PHRI Cabang Paser periode 2021-2026, di Hotel Bumi Paser, Senin (8/3).

Acara pelantikan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Paser  Syarifah Masitah Assegaf, Dandim 0904 Letkol Czi Widya Wijanarko, dan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Yusuf Sumako.

“Kondisi saat ini pandemi Covid-19 telah mengganggu  perekonomian terutama bisnis hotel dan restoran,menyusul keluarnya kebijakan pembatasan sosial di tempat umum,” kata Wabup Paser Syarifah Masitah Assegaf .

Baca Juga  Partai Gerindra Salurkan Ratusan Hewan Kurban ke Masyarakat, Habaib, Ulama, Masjid, dan Mushola

Oleh karena itu ia berharap PHRI dapat berperan memfasilitasi pengusaha hotel dan restoran untuk keluar dari himpitan ekonomi di masa pandemi COVID-19.

“Harapan kami PHRI dapat memfasilitasi para pengusaha hotel dan restaurant sehingga dapat menumbuhkan perekonomian Paser, mengembalikan citra pariwisata, serta dapat menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah secara maksimal,” kata Masitah.

Ia berharap PHRI  Paser  bisa menjadi mitra pemerintah daerah dalam menumbuhkan kembali perekonomian di masa pandemi.

Baca Juga  Antisipasi Bencana Ketahanan Pangan, Pj Gubernur Kaltim Serahkan Alsintan di Sumber Sari

“Kami siap menerima masukan dan saran pelaku usaha restoran dan hotel,” katanya.

Akan  tetapi lanjut Masitah masukan PHRI untuk menunjang keberlangsungan Hotel serta restoran. Pemkab Paser  akan menggandeng PHRI untuk mengolah potensi wisata dalam hal peningkatan kualitas dan mutu pelayanan.

Sementara itu Ketua PHRI Paser Kaharuddin mengatakan akan berupaya meningkatkan perekonomian di bidang restoran dan hotel.

Baca Juga  Gerakan Nasional Indonesia Juara Dukung Ridwan Kamil di Pilpres 2024

“Banyak yang akan dikerjakan ke depan untuk mencari solusi atas permasalahan yang dirasakan pelaku restoran dan hotel. Kami akan bersinergi dengan Pemkab Paser untuk meningkatkan kapasitas di tata wisata,” ujar Kaharuddin. (*/cr5)

Sumber: kaltim.antaranews.com

Komentar

News Feed