MANGKUPALAS. Berkali-kali ditangani dengan membuatkan saluran guna mengalirkan luberan air bercmpur lumpur dari kawasan perbukitan yang longsor di Jalan Pattimura, RT 17, Kelurahan Mangkupalas. Tetap saja aliran air meluber ke badan jalan.
Alhasil jalan pun menjadi licin dan mengakibatkan banyak pemotor yang jatuh karena tergelincir. Seperti yang terjadi, Selasa (6/4) lalu setelah hujan deras mengguyur sejumlah wilayah Kota Samarinda.
“Kami akui tidak mudah mengendalikan aliran air itu mengingat alirannya yang tersebar dan melalui celah gunungan tanah yang longsor,” kata Kasi Jalan UPTD Wilayah II Pemeliharaan Infrastruktur (Pera) Dinas PUPR Kaltim, M Muhran.
Dijelaskan Muhran, untuk membuatkan saluran guna mengalitkan air agar tidak meluap dan meluber ke jalan. Pihaknya terkendala tidak bisa dibongkarnya badan jalan.
“Kalau dipaksakan maka akan mengganggu kelancaran lalulintas, karena cenderung banyak yang harus dibongkar dan itu akan menyebabkan pembengkakan anggaran penanganan,” ujar Muhran.
Meski begitu upaya mencari solusi penanganan yang tepat masih dilakukan UPTD Wilayah II.
“Ya, kami sedang mengupayakannya. Syukur-syukur kalau pengerjaan turap yang sudah tahap lelang dapat dikerjakan secepatnya,” tandasnya.(oke/nha)











Komentar