oleh

KAHMI Samarinda Siap Gelar Musda Ke V  

+ – Sejumlah nama masuk bursa calon Ketua Umum Majelis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Samarinda dalam Musyawarah Wilayah ke-V KAHMI yang akan digelar di salah satu hotel di Samarinda, 12 September mendatang 2021.

Sekretaris Panitia Abdul Rahman mengatakan, Muswil ke-V MD KAHMI Samarinda, Edwin Fadil Latif, mengatakan, sampai saat ini ada beberapa nama yang muncul sebagai kandidat calon Ketua Umum MD KAHMI Samarinda mendatang.

“Para bakal calon sesuai dengan persyaratan harus berdomisili di Samarinda dan sekitarnya. Ada 15 nama yang muncul. Berbagai latar belanag akademisi, politisi, birokrat, pengusaha, dan pengacara” katanya kepada awak media pada Jumat (10/09/2021).

Baca Juga  Polisi Amankan 263 Botol Cap Tikus.

Adapun nama-nama calon Ketua Umum  MD KAHMI Samarinda yang beredar di kalangan MD KAHMI Samarinda di antaranya Mudiyat Noor, Husni Labib, Zainal Muttaqin, Mulia Raharja, Jasno, Hamzah, Warkhatun Najidah, Guswantri, La Bia, Arif Rahman Hakim, Helmi Hasibuan, dan Edwin Fadil Latif.

“Semua kegiatan nantinya dilaksanakan sesuai dengan protokol Kesehatan. Dan untuk webinar nantinya di isi oleh Kanda Hamdan Zulva selaku persedum MN Kahmi yang juga Ketua MK periode 2013-2015,” jelasnya

Baca Juga  Menparekraf Serahkan Master Plan Pulau Kumala ke Pemkab Kukar

Sementara itu Koordinator KAHMI Samarinda, menjelaskan, semangat panitia pengarah yang tertuang dalam pakta integritas adalah siapa yang siap menjadi Ketua Umum atau Persedium MD  KAHMI Samarinda harus siap pula meluangkan waktu, tenaga, pikiran dan materinya pula.

“MD KAHMI Smarinda menjadi pemimpin MD  KAHMI Samarinda  itu tidak cukup dengan kemauan dan semangat saja dan lebih banyak bersilaturahmi,” tuturnya

Baca Juga  24 Penumpang Selamat, KM Empat Bersaudara Tenggelam Di Pulau Ende

Saat ditanya siapa saja calon presidium yang dinilai siap dan pantas dipilih dalam Muswil nanti, dia mengatakan, MD KAHMI Samarinda memiliki banyak kader yang mumpuni dan memenuhi kualifikasi yang sudah dipersyaratkan dalam Musda kali ini.

“Poinnya adalah memiliki kepedulian, bukan hanya numpang nama saja. Siapapun yang terpilih nanti tentunya yang telah mendapatkan suara dari majelis daerah,” tutupnya. (manvivaborneo.com)

Komentar

News Feed