oleh

Media Massa Hanya Kebagian Iklan Kampanye 14 Hari

SAMARINDA-Media massa cetak, elektronik, dan daring (online) hanya kebagian ilan kampanye pasangan calon kepala daerah di Pilkada Serentak Tahun 2020 hanya 14 hari sebelum masa tenang, atau dari 22 Nopember – 5 Desember.

“Aturan demikian sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 11 Tahun 2020 Pasal 32 ayat (1) dan Pasal 47A ayat (2),” kata Komisioner KPU Samarinda, Najib, Jumat (10/10/2020)

“Khusus iklan di kampanye di media massa cetak dan elektronik (radio dan televisi), dan daring difasilitasi oleh KPU, paling banyak banyak hanya  satu banner,” terangnya.

Sedangkan di media daring (online) yang dibiayai pasangan calon paling banyak di 5 media daring, setiap hari selama masa penayangan iklan kampanye.

Kemudian untuk di media sosial (medsos), kegiatan kampanye paslon sudah dimulai sejak 26 September  – 5 Desember 2020, di masing-masing akun resmi paslon yang didaftarkan ke KPU, yang jumlahnya paling banyak 20 akun resmi untuk seluruh aplikasi.

BACA JUGA:  COVID-19 di Kaltim: Sembuh  7.220, Meninggal 404, dan Dirawat 2.714 Orang

“Paslon wajib menonaktifkan akun resmi medsos-nya paling lambat sebelum dimulainya masa tenang. Masa tenang mulai tanggal 6 Desember 2020,” kata Najib.

Menurut Najib, pengertian media daring di PKPU Nomor 11 Tahun 2020 adalah segala bentuk platform media dalam jaringan internet atau online yang memiliki tautan, kontek aktual secara multimedia, atau fasilitasi pertemuan virtual dengan menggunakan teknologi informasi.

BACA JUGA:  Hanya Calon Tunggal, Debat Pilkada Balikpapan Tetap Digelar 2 Kali

“Sedangkan iklan kampanye di medsos adalah penyampaian pesan kampanye memalui media sosial yang dibiayai oleh pasangan calon,” kata Najib lagi.

Iklan kampanye di media daring adalah penyampaian pesan kampnaye melalui media daring yang dibiayai oleh paslon. (001/NIAGA.ASIA)

Komentar

News Feed