oleh

Cuaca Terik, Terapkan Penyiraman Mewah. Jaga Tanaman di Median dan Taman Kota Tak Mati

AIR PUTIH. Beberapa hari belakangan, cuaca di Kota Tepian terik. Panas terasa sangat menyengat di siang hari. Di sejumlah titik jalan utama, pohon-pohon yang ada di taman median jalan pun terlihat meranggas.

Guna mengantisipasi agar tanaman untuk penghijauan itu tak mati, jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda pun ?meningkatkan intensitas penyiraman.

Bahkan Kepala DLH Samarinda, Nurrahmani menyebutnya sebagai penyiraman mewah. Yaitu saat menyiram tanaman, posisi selang ke tanaman lebih lama dan air yang disemprotkan lebih banyak.

“Maksudnya penyiraman mewah ini, air yang digunakan lebih banyak. Misalkan untuk satu truk tangki seharusnya menyiram satu titik jalan utama menggunakan dua rit, menjadi empat rit,” jelas Nurrahmani.

Baca Juga  Hadi Mulyadi Pimpin IKA Smada Samarinda

Untuk menyiram tanaman, baik itu pohon atau tanaman hias lain, petugas lapangan DLH menurunkan 5 truk tangki.

“Untuk penyiraman kami lakukan mulai malam hingga pagi. Menyiram itu ada aturan, kalau disiram siang dan cuaca lagi panas, bisa malah mati tanaman,” ujar Nurrahmani.

Kemudian jika penyiraman dilakukan siang, air yang disiramkan lebih banyak menguap ketimbang diserap tanaman.

Baca Juga  Petisi Pembubaran Densus 88 dan BNPT Dinilai tak Beralasan

Nurrahmani juga mengimbau, agar warga bisa ikut peduli untuk membantu menyiramkan tanaman di sekitar tempat tinggal mereka. (rin)

Komentar

News Feed