GUNUNG KELUA. Sudah beberapa tahun belakangan rusak, namun trotoar di jalan utama Kota Tepian tak kunjung diperbaiki. Lokasi trotoar yang rusak dan berantakan itu berada di Jalan M Yamin, persis di pinggir simpang Lembuswana.
Ironisnya kawasan tersebut merupakan area padat? lalu lintas (lalin) dan berada dekat pusat perbelanjaan.
“Sudah lama rusak setahu saya. Kalau setahun saja lebih trotoar itu hancur dan jelas tak bisa digunakan pejalan kaki. Aneh saja, padahal di kawasan padat lal?in tapi tak kunjung diperbaiki,” ujar salah seorang driver ojek online mengaku bernama Dani, yang ditemui Sapos di sekitar simpang Lembuswana.
Kondisi rusaknya trotoar memang tak nyaman dilihat. Apalagi yang datang ke pusat perbelanjaan di sekitarnya bukan hanya warga Samarinda.
“Ya ini kan kesannya tak diperhatikan. Harusnya pemerintah tanggap soal begini,”? tutur Dani.
Sementara Lurah Gunung Kelua, Achmad Suriani dikonfirmasi Sapos mengungkapkan, sebenarnya masalah rusaknya trotoar di sekitar simpang Lembuswana tersebut sudah menjadi perhatian mereka.
Bahkan Suriani mengatakan, bahwa sudah melaporkan kondisi trotoar serta mengusulkan perbaikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda.
“Harapan kami memang segera diperbaiki. Apalagi posisinya berada di pusat kota. Mengenai kondisinya, sudah kami laporkan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” tandas Suriani singkat. (rin)











Komentar