oleh

53 Jiwa Terdampak Kebakaran di Bontang Kuala

BONTANG – Sebanyak 24 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 53 jiwa terdampak akibat musibah kebakaran di pemukiman Bontang Kuala, Kota Bontang, Selasa (13/10/2020) malam. Berdasarkan data yang dirilis oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Bontang, dari jumlah itu,  sebanyak 17 KK di antaranya berstatus korban, dan 7 KK lainnya berstatus terdampak.

Para korban dan warga terdampak tersebut tinggal di dua RT yang berbeda, yaitu RT 6 dan RT 7 Kelurahan Bontang Kuala. Adapun kondisi rumah dan kafe pasca kebakaran, 7 unit bangunan terkategori rusak berat, dan 3 unit lainnya rusak ringan. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pemkot Bontang pun langsung bergerak cepat. Dengan sinergi berbagai komponen seperti Dinsos-PM, Kecamatan dan kelurahan setempat, TNI-Polri, relawan, serta pemuda dan masyarakat sekitar Bontang Kuala, pagi harinya pasca-kebakaran, posko induk langsung didirikan di area panggung tepat di samping lokasi kebakaran. Berbagai bantuan dari elemen masyarakat juga terus berdatangan.

Pjs Wali Kota Bontang, Riza Indra Riadi didampingi Kadinsos-PM Abdu Safa Muha serta Camat Bontang Utara dan Lurah Bontang Kuala turut meninjau langsung lokasi kebakaran. Riza menyampaikan, bahwa Pemkot akan menyiapkan rumah singgah bagi para korban yang belum mendapat tempat tinggal sementara. Selain itu, akan disediakan dapur umum selama beberapa hari untuk membantu keperluan makanan korban terdampak.

BACA JUGA:  Tingkat Kematian Covid Tinggi, Inilah Upaya yang Akan Dilakukan Calon Walikota Samarinda

“Namun informasinya, rata-rata korban sudah tinggal di rumah keluarganya di sekitaran Bontang Kuala ini juga. Namun kami tetap siapkan rumah singgah sebagai alternatif,” ujarnya saat diwawancarai usai melakukan peninjauan.

Selain itu kata dia, Pemkot Bontang dan Kementerian Sosial RI juga telah memberikan bantuan sembako dan kebutuhan lainnya yang menunjang keperluan pokok korban. Ini bertujuan untuk meringankan beban korban minimal dalam beberapa hari ke depan.

BACA JUGA:  Bersama Jaga Keamanan Berau

“Tentu ke depan bantuan ini akan kami terus evaluasi,” ucapnya. Dari pengamatan mediakaltim.com di lokasi kejadian, beberapa petugas PLN dan petugas jaringan internet masih tampak melakukan perbaikan. Di sekeliling lokasi kebakaran juga dipasangi garis polisi agar warga tidak masuk ke lokasi kejadian. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (bms/mk)

Komentar

News Feed