oleh

Samsat Payment Point Diharapkan Tingkatkan Pendapatan Daerah

TANJUNG REDEB – Peresmian Samsat Payment Point (loket pembayaran) di tiga kecamatan di Kabupaten Berau diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus dapat meningkatkan pendapatan daerah.

Peresmian samsat payment point oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor dipusatkan di di Kampung Tepian Buah, Kecamatan Segah, Berau Kamis (19/11/2020).

“Saya berharap, keberadaan Payment Point Samsat ini dapat berjalan dengan baik dan dapat semakin meningkatkan pendapatan daerah,” kata Isran Noor.

Isran Noor mengungkapkan, peningkatan layanan dengan Samsat Payment Point ini sebagai upaya meningkatkan penerimaan daerah agar bisa mencapai seperti yang diharapkan. Gubernur juga berharap dengan layanan ini, dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak.

Peresmian loket pembayaran Samsat oleh Gubernur Kaltim ditandai dengan penekanan tombol sirine. Acara dipusatkan di Kantor Cabang Pembantu Bankaltimtara Kecamatan Segah. Hadir Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, Pjs Bupati Berau Muhammad Ramadhan, Kepala Bapenda Kaltim Ismiyati, serta manajemen Bankaltimtara. Selain itu turut hadir Camat se-Berau dan kepala kampung di wilayah Kecamatan Segah.

Baca Juga  Jasa Raharja Samarinda Adakan Evaluasi Jaminan Korban Kecelakaan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim, Ismiyati, mengatakan tiga Samsat Payment Point yang diresmikan berlokasi di Tanjung Batu Kecamatan Pulau Derawan, Kecamatan Batu Putih dan di Kecamatan Segah.

Hadirnya layanan Samsat Payment Point ini untuk lebih mendekatkan layanan kepada masyarakat. Di Segah melayani 13 kampung dengan jumlah kendaraan bermotor hampir 5 ribu unit. Di Kecamatan Batu Putih melayani 7 kampung dengan jumlah kendaraan 4.059 unit. Sedangkan di Tanjung Batu melayani 5 kampung dengan jumlah kendaraan sekitar 3 ribu unit.

Baca Juga  Jangan Lengah, Setelah Vaksinasi Tetap Jaga Prokes

“Seluruh jumlah kendaraan bermotor di Kabupaten Berau sebanyak 141.770 unit terdiri dari 124 ribu unit kendaraan roda dua dan kurang lebih 17 ribu unit kendaraan roda empat.” Jelasnya

Disampaikan Ismiyati, banyak masyarakat bermukim di daerah terpencil atau perbatasan hanya membayar pajak kendaraan pada saat pembelian awal. Tahun berikutnya, bahkan lima tahun berikutnya tidak melakukan registrasi ulang karena pelayanan cukup jauh.

“Untuk itu dengan layanan ini semakin mendekatkan, walaupun baru melayani pajak tahunan dan ke depan kita berharap juga bisa lima tahunan melalui layanan Samsat mobile,” ungkapnya.

Sementara Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Berau, Muhammad Ramadhan menyampaikan terima kasih atas kehadiran Gubernur Kaltim dan Ketua DPRD dalam rangka meresmikan layanan Samsat Payment Point sebagai upaya mendekatkan akses layanan bagi masyarakat yang tinggal di pedalaman maupun di pesisir Berau.

Baca Juga  Pengurus SMSI, LBH SMSI dan MCM Provinsi Kalsel Resmi Dilantik

“Dengan peningkatan layanan Bapenda Kaltim bekerja sama Bankaltimtara, ini semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat, terlebih wilayah Berau secara geografis sangat luas tersebar di pedalaman hingga pesisir dan kepulauan,” sebutnya.

Dengan layanan ini juga diharapkan meningkatkan pendapatan asli daerah melalui pajak kendaraan bermotor. “Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Berau kami menyampaikan terima kasih atas peresmian Samsat Payment Point di wilayah pedalaman dan pesisir daerah ini,” ungkapnya. (vivaborneo.com)

Komentar

News Feed