SAMARINDA KOTA. Sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa dipastikan akan digelar kembali pada Januari 2021 mendatang. Menghadapi hal ini, sekolah pun bersiap dengan berbagai sistem yang akan diterapkan untuk mencegah penularan Covid-19.
Seperti yang dilakukan di SMAN 5 Samarinda. Pihak sekolah rupanya sudah menentukan mekanisme apa yang akan dipakai. Yaitu dengan sistem sekolah sehari masuk sehari online.
Sistem ini dipakai untuk menghindari berdempetannya siswa di dalam kelas agar bisa menjaga jarak saat proses belajar mengajar. “Jadi nanti anak yang duduk di sebelah kiri tidak boleh duduk di sebelah kanan.
Jadi kita tidak mengurangi bangku tapi mengurangi kehadiran siswa,” ucap Wakil Kepala Kurikulum SMAN 5, Zainuddin, kepada Sapos, Selasa (22/12) kemarin.
Selain itu, pihak sekolah juga akan membagi jalur pintu masuk antara laki laki dan perempuan. Dimana didepan pintu masuk akan dilakukan cek suhu badan terhadap siswa.
“Kami juga sudah menyediakan wastafel wadah cuci tangan. Dan juga kami menyediakan masker nantinya untuk siswa yang tidak memakai masker,” ungkapnya.
Selain itu, Zainudin menjelaskan untuk kantin tidak akan dibuka dulu. Sehingga siswa diminta untuk membawa minuman dan makanan sendiri dari rumah. (mrf/beb)











Komentar