oleh

Istri Ditinju lalu Dihunjami Keris. Emosi Tak Terkendali saat Cekcok

SUNGAI KUNJANG. Tanpa ampun, MH (berumur sekitar 35 tahun) melayangkan tinjuan berkali-kali ke kepala istrinya, sebut saja Melati.

Tak puas hanya dengan menghajar wanita yang beberapa tahun mengarungi bahtera rumah tangga bersamanya, MH yang sudah kadung emosi mengambil sebilah keris. MH yang sudah kalap menyerang Melati menggunakan keris.

Untung saja Melati sigap dan bisa menghindar. Melati sempat menangkis. Tapi ada juga hunjaman keris MH mengenai tangan Melati, hingga membuat tangan wanita tersebut mengalami luka robek.

Baca Juga  Delapan Tim Meriahkan Korfball Indonesia Open Turnamen

Khawatir dengan keselamatan nyawanya, Melati langsung melarikan diri. Peristiwa tersebut terjadi Rabu (18/11) malam lalu. Kejadiannya sekitar pukul 20.00 Wita. Alhasil MH pun berhasil dibekuk anggota Polsekta Sungai Kunjang, berdasar laporan Melati.
Kapolsekta Sungai Kunjang, Kompol Bambang Budiyanto mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah melakukan penahanan terhadap MH.

Status MH sudah ditingkatkan menjadi tersangka. MH dijebloskan ke jerusi besi di markas Polsekta Sungai Kunjang. Dia dijerat pasal 44 Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) jo pasal 2 ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951.

Baca Juga  Anggota DPRD Kutim Nilai Penerimaan PAD Sektor Retribusi Belum Maksimal

“Hasil pemeriksaan sementara, awal mula kejadian tersangka (MH, Red) cekcok dengan korban (Melati, Red). Permasalahannya dipicu soal motor,” beber Bambang.

Selama ini imbas pandemi korona, MH sempat lama menganggur dan tak punya pekerjaan. Akhirnya tiga bulan belakangan dia diterima bekerja lagi. Saat hendak berangkat kerja, motor dipakai Melati bekerja duluan.

Baca Juga  Gubernur Kaltim Ajak Sudahi Perdebatan IKN

Akhirnya MH pun tak bisa berangkat bekerja. Sampai akhirnya, malam hari bertemu Melati dan terjadi cekcok. Disitulah ujungnya terjadi penganiayaan. MH diamankan sesaat setelah Melati melaporkan kejadian ke Mapolsekta Sungai Kunjang. (rin/nha)

Komentar

News Feed