SANGATTA. Vaksin Covid-19 yang telah lama ditunggu, akhirnya tiba juga di Kutim kemarin (26/1) pukul 14.30 Wita. Sebanyak 6.160 dosis vaksin produksi Sinovac, dikirim ke Kutim dalam pengawalan ketat Polres Kutim.
Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr Bahrani Hazanal mengakui kedatangan vaksin tersebut. Dia mengatakan, rencananya 6.160 dosis vaksin Sinovac tersebut akan dipergunakan untuk 2 kali penyuntikan. Sehingga untuk tahap pertama penyuntikan akan ada 3.080 orang yang bakal mendapatkan vaksin.
“Termaksud 10 tokoh yang akan dipilih untuk mempelopori kegiatan vaksin di tahap pertama. Seperti Sekkab Kutim Irawansyah, Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmiko dan beberapa tokoh lainnya seperti dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah,” jelasnya.
Selain itu, karena vaksin ini sudah tiba di Kutim, maka mulaihari ini (27/1) vaksin tersebut sudah mulai di didistribusikan ke setiap fasilitas kesehatan, termaksud puskemas di seluruh kecamatan.
“Kita berharap secepatnya bisa diambil untuk disuntikan pada tenaga faskes. Tapi untuk 10 tokoh tadi, penyuntikan baru akan dilakukan akhir bulan nanti untuk penyuntikan perdana. Jadi untuk tenaga kesehatan (nakes) sebelum tanggal 30 Januari diperbolehkan untuk melakukan penyuntikan vaksin,” katanya.
Penyutikan nakes bisa dilakukan karena sebelum 31 Januari, diwajibkan sudah selesai melakukan penyuntikan vaksin tahap pertama. “Karena jika dimulai tanggal 30 Januari ditakutkan waktunya tidak mencukupi. Sementara untuk penyuntikan tahap 2 dilakukan 14 hari setelah penyuntikan tahap pertama. (jn/upi)









Komentar