oleh

Dianggap Obat Keras, Ada Warga Enggan Divaksinasi Covid-19

Siberindo.co, BONTANG : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Ma’ruf Effendy menggelar Reses Masa Sidang Ke-3 Tahun 2021, di beberapa tempat dalam satu hari secara door to door, Senin (30/8/2021).

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini selain menyerap aspirasi dari masyarakat yang dikunjunginya, Ma’ruf juga melakukan sosialisasi Program Vaksinasi Covid-19 dari pemerintah.

Salah satu warga yang dikunjungi mengatakan enggan divaksin, sebab rumor tentang Vaksin yang diterimanya, tidak sesuai dengan sebenarnya.

“Bu, Vaksin itu penting, untuk membentuk daya tahan tubuh atau imun dari Covid-19,” ungkap Ma’ruf kepada salah satu warga RT 32, Kelurahan Api-Api, Bontang di hadapan Awak Media DETAKKaltim.Com group Siberindo.co.

Ma’ruf menjelaskan, penolakan warga tersebut, lantaran warga itu beranggapan bahwa Vaksin Covid-19 merupakan obat keras. Sehingga jika disuntikkan kepada manusia, maka akan menimbulkan reaksi berlebihan.

Baca Juga  Debat Walikota Bontang, Basri Unggulkan Wifi Gratis, Neni Laptop Gratis untuk Guru

“Vaksin itu bukan obat keras, tapi pembentuk antibodi dari Covid-19. Reaksi tubuh usai menerima Vaksin berbeda-beda, tapi tidak berbahaya,” terang Ma’aruf memberi pengertian kepada warga tersebut.

Ma’ruf Effendy terus memberikan motivasi kepada warga tersebut agar mau divaksin. Dengan demikian, ia ikut andil menyukseskan Program Vaksinasi oleh pemerintah.

“Informasi yang ibu terima itu salah atau hoaks, jadi nanti kalau ada vaksinasi ikut ya bu.” pungkasnya.

Baca Juga  Legislator Bontang Mohon Kutim Relakan Kampung Sidrap

Usai mendengar arahan dari Ma’ruf, warga tersebut terlihat termotivasi untuk mengikuti vaksinasi dari pemerintah. (Siberindo.co)

Penulis : RI

Editor   : Lukman

Komentar

News Feed