SAMARINDA. Jalan Sultan Sulaiman, Pelita V, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, masih menjadi momok menakutkan bagi pengendara yang melintas. Tanjakan curam dan tikungan tajam membuat pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati.
Kondisi itu diperparah dengan minimnya lampu penerangan jalan, serta rambu lalu lintas yang tidak terpasang. Dari pantausan Sapos, hilir mudik pengendara, baik dari arah Jalan Otto Iskandardinata menuju Sambutan dan sebaliknya sangat ramai.
Jalan lurus kemudian menanjak dan menikung, membuat pengendara yang berada di depannya harus waspada. Sebab saat menikung di tanjakan maupun turunan, hampir tak terlihat ada kendaraan yang datang.
Kondisi ini masih diperparah dengan kondisi aspal yang bergelombang dan juga berlumpur. Bahkan ada bebatuan kecil yang berserakan di badan jalan.
Salah seorang pedagang buah mengatakan, sudah tak terhitung menyaksikan kendaraan yang terlibat kecelakaan, baik siang maupun malam hari.
”Hujan deras baru-baru ini ada yang terpeleset, sebab air mengucur deras di jalan itu. Untung tidak ada mobil di depannya,” kata Fatahilah (37), salah seorang warga sekitar, Senin (25/1).
Hal yang sama juga dikatakan pedagang siomay keliling yang setiap harinya singgah di Pelita V. Sewaktu sore dan malam ada saja kendaraan yang terperosok setelah roda bannya mengenai jalur berlumpur dan berbatu.
”Jika tidak menurunkan kecepatan ya terjatuh. Apalagi mengerem mendadak bisa lebih parah,” ujar Nardi (40), pedagang keliling tersebut.
Mengingat rawannya jalur tersebut, warga meminta agar segera dipasang rambu lalu lintas, terutama ditikungan tajam dan menurun tersebut. Selain itu, warga juga meminta agar aspal jalan di perbaiki.
“Lampu Penerang Jalan Umum (LPJU) juga penting semoga ini jadi perhatian,” pinta Nardi
Di lain pihak Kanit Laka Lantas Polresta Samarinda Ipda Henny Merdekawati, mengungkapkan kembali mengingatkan warga agar selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara.
”Terutama di saat malam dan lampu jalan minim. Tidak perlu terburu jika tidak ada yang dikejar, dan untuk wanita sebaiknya didampingi saat berjalan malam, karena rawan menjadi korban kejahatan,” tandasnya. (kis/rin)











Komentar