SUNGAI SIRING. Deretan kendaraan dari arah Bontang menuju Samarinda, tepatnya di depan Bandara APT Pranoto harus rela mengantre. Pasalnya petugas gabungan dari Polsek Sungai Pinang, Koramil 0902/Samarinda Ilir, Satpol PP, dan BPBD Kota Samarinda tengah melakukan pemeriksaan, kemarin.
Petugas sengaja menghentikan kendaraan untuk melakukan pengecekan, terutama identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kepatuhan pengendara dan penumpang pada protokol kesehatan (prokes).
Satu persatu petugas mendatangi kendaraan, baik roda dua, empat hingga enam yang melintas di Jalan Poros Samarinda-Bontang tersebut. Bagi pengendara dan penumpang yang sudah menggunakan masker dan suhu tubuh dibawah 38 derajat, perkenanakan untuk melanjutkan perjalanan.
“Di hari ketiga pos penyekatan ini Alhamdulillah semua aman. Tidak ada kami temukan suhu tubuhya di atas 38 derajat dan rata-rata sudah menggunakan masker sesuai anjuran pemerintah,” kata Kapolsek Sungai Pinang, Kompol M Jufri Rana, Kamis (1/7/2021).
Meski tidak ada yang melanggar prokes, namun pihak Kepolisian tetap meminta pengendara untuk tidak lengah dan tetap fokus di jalan selama berkendara. Untuk pengendara motor untuk tidak menggunakan ponsel selama dalam perjalanan. Sementara mobil sebaiknya menepi untuk beristirahat jika lelah.
“Kesehatan itu penting. Selain Covid-19 bahaya kecelakaan lalu lintas juga harus diwaspadai. Untuk itu taati aturan lalu lintas selama berkendara, maka selamat sampai tujuan,” pinta Jufri.
Dari hasil razia yang digelar, terdapat 50 motor dan 320 mobil yang diminta menepi. Secara keseluruhan terdapat 400 orang yang dicek identitas dan kesehatannya melalui alat thermogun yang telah disiapkan.
“Besok (hari ini, Red) adalah hari terakhir pos penyekatan. Apakah akan ditutup atau diperpanjang kami menunggu arahan pimpinan,” pungkas Jufri. (kis/rin)











Komentar