SAMARINDA. Tanjakan bukit Tegal Rejo, di Jalan Mugirejo, RT 14, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, menjadi momok menakutkan bagi pengendara yang melintas. Tanjakan curam dan menikung, membuat pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati.
Kondisi itu diperparah dengan minimnya lampu penerangan jalan dan jalan yang “berjerawat” akibat tumpahan ready mix yang menempel di badan jalan. Bahkan ada bebatuan kecil yang berserakan di badan jalan.
Jalan lurus kemudian menanjak dan menikung, membuat pengendara yang berada di depannya harus waspada. Sebab saat menikung di tanjakan maupun turunan hampir tak terlihat ada kendaraan yang datang.
Ridho (28), salah seorang warga mengatakan, sudah tak terhitung menyaksikan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Baik yang tak mampu menanjak maupun terjatuh saat roda ban melintas di jalan yang berbatu.
”Pagi tadi (kemarin, Red) ada bapak-bapak pengendara motor yang hendak menanjak jatuh. Saat ditanya roda bannya slip karena melintas di jalan berbatu,” kata Ridho, Selasa (03/8/2021).
Pengendara motor itu mengalami luka lecet di kening dan dagu lantaran sempat terseret mundur usai kendaraanya jatuh tepat di tengah tanjakan. Beruntung kondisi jalan saat itu tengah sepi.
”Jika tidak hati-hati ya terjatuh. Apalagi saat arah menurun lalu melakukan pengereman mendadak bisa lebih parah,” ujar Ridho.
Mengingat rawannya jalur tersebut, warga lainnya, Muhammad Azis (40) meminta agar dilakukan pembersihan pada jalan yang “berjerawat” tersebut. Selain itu, warga juga meminta agar cor jalan diperbaiki.
“Lampu Penerang Jalan Umum (LPJU) juga penting. Semoga ini jadi perhatian,” pinta Azis.
Kanit Lakalantas Polresta Samarinda, Ipda Henny Merdekawati, mengingatkan warga agar selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara.
”Terutama di saat malam dan lampu jalan minim. Tidak perlu terburu jika tidak ada yang dikejar, dan untuk wanita sebaiknya didampingi saat berjalan malam karena rawan menjadi korban kejahatan,” pungkasnya. (kis/rin)











Komentar