oleh

Detik-Detik Kejadian Menjelang Pencoblosan Pilkada Di Berau Kalimantan Timur

BERAUKALTIM-Deretan peristiwa dugaan tindak pidana menjelang pilkada kabupaten berau terus terjadi. Masyarakat kabupaten Berau kembali dikejutkan oleh kejadian tadi subuh di Tanjung redeb, seorang pria di bacok lengannya dengan menggunakan senjata tajam.

Peristiwa tersebut terjadi hanya selang beberapa hari saja setelah beredarnya video bagi-bagi uang untuk memlilih salah satu paslon yang diduga sebagai praktek tindak pidana pemilihan dalam bentuk money politik yang dilakukan oleh salah satu tim paslon.

Peristiwa subuh diduga kuat berhubungan dengan upaya pemenangan salah satu paslon dalam pilkada kab. berau mendatang. Dugaan ini karena adanya koran yang dibagikan yang berisi menyerang pribadi salah satu pasangan calon lainnya.

Baca Juga  Guguran awan panas Gunung Merapi sejauh 1,2 kilometer menjadi berita paling disorot sepanjang Kamis

Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) kab. Berau, menerima laporan sebuah tindakan kriminal yang terjadi tadi di Kilo 5 (7/12).

“KIPP Berau menduga ada pihak yang mempraktekkan politik ala machiavelli, dengan menghalalkan berbagai cara untuk memperoleh kekuasaan, dan ini tentu merusak citra demokrasi kita .” Lanjut Nurhadi

KIPP berharap kepada pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus tersebut. Apa motif dari pembacokan itu, siapa pelakunya, dan siapa aktor dibalik peristiwa tersebut.

Baca Juga  302 “Mercy” untuk Tahun Baru. Diserahkan Orang Tak Dikenal, Ditangkap di Tepi Jalan

KIPP juga menegaskan agar pihak penegak hukum juga harus menyelidiki dugaan apakah peristiwa tersebut mengandung unsur kampanye hitam terkait dengan koran yang berisi dugaan sebuah tuduhan terhadap salah satu keluarga dari pasangan calon lainnya dan  dibagikan pada jam 3 pagi bertepatan saat hari tenang atau diluar dari jadwal kampanye.

“Kita akan serahkan saja kepada pihak penegak hukum, kita berharap agar penegak hukum mengusut tuntas peristiwa kriminal tersebut, dan semua delik yang terjadi subuh tadi” Ungkap Ketua KIPP.

Baca Juga  Jalan Sempoyongan, Ambruk di Jalan. Warga Saksikan Kendaraan Melaju saat Kejadian

Nurhadi Setiawan melanjutkan, Kami berharap agar pilkada serentak 2020 di kabupaten Berau disambut dengan sukacita karena ini bagian Pesta demokrasi 3-5 tahun sekali dan harapannya tidak diwarnai dengan dukacita apa lagi hal yang bisa membuat masyarakat takut.

Pihaknya dari Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) dengan Gerakan Anti Politik Uang (GAPU) akan terus mengawal pilkada 2020 kab. Berau sebagai bagian dari upaya menjunjung tinggi proses demokrasi di kabupaten Berau dengan Bebas, jujur, dan adil.

Komentar

News Feed