TANAH MERAH. Seorang pria tiba-tiba saja mengagetkan warga Jalan Poros Samarinda-Bontang, tepatnya di RT 23, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara. Pria tersebut berjalan sempoyongan dari arah Bontang menuju Samarinda sembari meminta bantuan warga sekitar, Senin (22/3) dini hari.
Warga yang kebetulan masih terjaga di jam 02.30 Wita itu awalnya tak berani mendekat. Namun setelah diperhatikan rupanya pria itu menahan sakit di bagian kepala yang berdarah. Selang tak berapa lama berjalan pria itu kemudian ambruk di pinggir jalan.
Melihat kondisi itu, warga kemudian meminta bantuan anggota FKPM Kelurahan Tanah merah yang kemudian diteruskan kepada Polsek Sungai Pinang yang datang ke lokasi kejadian.
Ketua FKPM Tanah Merah, Syarif Setiadi menjelaskan, saat itu dirinya masih berada di pos FKPM dan menerima telepon dari warga jika ada seorang pria entah dibuang atau terjatuh dari mobil.
“Saat saya datang pria ini kesakitan akibat luka robek di bagian kepala belakang kanan, kemudian kaki dan tangan juga mengalami luka. Kalau dilihat seperti luka orang yang terjatuh dan terhempas ke aspal,” kata Syarif.
Sayangnya, saat dicek tidak ada kartu identitas yang dimiliki pria malang ini. Hanya sebuah ponsel yang berada di saku celananya. Sementara saat ditanya siapa nama dan dari mana, pria itu tak mampu menjawab dan hanya berucap ‘tolong’.
Pria malang ini selanjutnya di bawa ke RSUD AW Sjahranie menggunakan unit ambulans 112 untuk mendapat perawatan lebih intensif.
“Kami belum bisa memastikan apakah pria ini sengaja dibuang atau terlempar setelah tertabrak. Sebab menurut kesaksian warga ada sebuah mobil yang melaju kencang sesaat setelah pria ini terlempar ke jalan,” terang Syarif.
Di lain pihak, Kapolsek Sungai Pinang Dalam Kompol Jufri Rana melalui Kanit Reskrim Iptu Akhmad Wira Taryudi menjelaskan, hasil penyelidikan sementara di Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban bernama Ilet (23) warga Sungai Bawang, Samarinda Utara.
“Saat anggota polsek merapat ke lokasi kejadian dan memeriksa kondisi Ilet, tercium aroma alkohol dari mulutnya sehingga dipastikan Ilet saat itu habis menenggak minuman keras (miras),” kata Wira.
Mengenai penyebab luka di kepala dan badannya. Wira menyebut jika Ilet terserempet mobil yang tengah melintas.
“Dari pengakuannya Ilet ini berdiri di pinggir jalan. Dan akan menyetop kendaraan. Karena tengah malam mungkin kendaraan itu takut dan tetap melaju jencang hingga tersenggol badan ilet hingga terlempar,” tutup Wira. (kis/beb)











Komentar