oleh

Dua Nenek Pesta Sabu. Digerebek Warga, Disangka Kumpul Kebo

LOA BAKUNG. Suasana rumah kontrakan di Jalan Padat Karya, Gang Durian RT 38, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, mendadak ramai dikepung warga dan polisi Polsek Sungai Kunjang, Sabtu malam (5/12) lalu pukul 23.00 Wita.

Keramaian itu disebabkan warga meyangka sejumlah orang di rumah kontrakan yang disewa Jamaludi itu, dijadikan sebagai tempat kumpul kebo. Kebetulan saat itu, penyewa diketahui sedang tidak berada di tempat.
Sebelum menggerebek sejumlah orang luar yang ada di dalam rumah kontrakan itu, Polisi lebih dulu memutus aliran listrik di rumah itu, yang membuat beberapa orang di dalamnya kelabakan.

Satu orang pria berinisial PM, diketahui berhasil kabur. Diduga dia lari melalui pintu belakang. Sementara saat polisi dan beberapa warga masuk, didapati hanya ada dua wanita yakni Hariani alias Aceng (51), dan Wildania (47), yang merupakan warga Jalan Ulin, Gang 3, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang.

Kedua wanita yang masing-masing telah memiliki anak bahkan cucu itu, tak berkutik saat polisi dan warga mendapati alat isap sabu dan 2 pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu, 2 plastik klip bekas sabu di lantai rumah.
Temuan itupun menjadi bukti bahwa rumah yang disewa Jamaludi itu, ternyata kerap digunakan sebagai tempat pesta Narkoba oleh Hariani dan Wildania.

Baca Juga  Tenggelam di Sungai Revolusi, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Faisal

“Penyewa rumah itu datang saat memgetahui ada ramai-ramai di rumahnya. Dia tidak mengetahui aktivitas tamu yang ada di rumahnya itu, sehingga hanya sebagai saksi. Sementara kedua wanita itu kami bawa ke Polsek,” beber Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol Bambang Budianto, melalui Kanit Reskrim, Iptu Purwanto.
Hafiani dan Wildania, sendiri saat dimintai keterangan mengelak tuduhan melakukan pesta Narkoba di rumah yang dikontrak Jamaludi.

“Ngakunya hanya sebagai tukang masak di rumah itu, tapi mereka tidak bisa membuktikan. Dan ada bukti bong dan sisa-sisa sabu itu di TKP,” jelasnya.
Sementara itu, Wildania bersikukuh tidak tahu siapa pemilik barang bukti Narkoba yang ditemukan itu, meskipun dirinya dan juga Hafiani pernah mengkonsumsi sabu-sabu.

Baca Juga  Samsat Kubar dan Mitra Sosialisasikan Keselamatan Berkendara

“Tidak tahu. Saya waktu itu di kamar. Tiba-tiba lampu mati, lalu ada polisi dan warga yang masuk,” ucap Wildania.
Wildania pun kebingungan saat ditanya sudah berapa lama menjadi tukang masak di rumah kontrakan Jamaludi.
“Baru saja. Lupa saya kapan mulai kerja di situ,” ujar Wildania.
Sedangkan Hafiani, memilih bungkam seribu bahasa saat ditanya mengenai maksud dan tujuannya berada di rumah Jamaludi.
“Saya tidak tahu. Cuma ikut dia (Wildania, Red),” akunya.(oke/beb)

Komentar

News Feed