oleh

Jaringan Togel Lainnya Diuber. Pasca Penangkapan Pedagang Online

AIR PUTIH. ? Penyidik Polsekta Samarinda Ulu sedang mengembangkan kasus penangkapan pengepul judi kupon toto gelap (togel). Saat ini SL (36) masih menjalani pemeriksaan marathon.

Polisi sedang berupaya menguber jaringan judi togel lainnya. Namun pengembangan penyidikan Kepolisian tak mudah. SL terkesan memilih menutup rapat anggota jaringannya yang lain.

Di depan penyidik, ?SL mengaku tak kenal orang yang mengambil rekapan atau uang setoran hasil penjualan togel.”Pengakuan tersangka (SL, Red) setiap hari pemutaran, di sore hari ada orang yang mengambil rekapan dan uang penjualan. Tak tahu siapa, karena berganti,” kata Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol Ricky Sibarani, melalui Kanit Reskrim Iptu Fahrudi.

Baca Juga  Hari Ketiga Pencarian Nelayan Trawl di Tanjung Berukang Diperluas

“Kemudian ketika ada pasangan angka pembelinya keluar, ada lagi yang mengantarkan uangnya,” kata Fahrudi lagi.

SL juga mengaku baru sebulan belakangan melakoni aktivitas menjual togel tersebut. Polisi sudah menetapkan SL sebagai tersangka dan menjeratnya dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman penjara selama 5 tahun.

Telah diberitakan, ?terimbas perekonomian yang lesu selama pandemi virus korona (Covid-19), seorang warga Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, berinisial SL pun mencari pekeraan sampingan.

Baca Juga  Gaya Kepemimpinan KSAD Dudung Cintai Anak Buah dan Rakyatnya Perlu Dijadikan Role Model Masa Kini

Tapi sayang, pekerjaan sampingan yang dilpilih SL justru membuatnya harus berurusan dengan aparat Kepolisian.

Kamis (4/2) sore, SL yang diketahui berdagang rujak secara onlinemalah diciduk anggota Polsekta Samarinda Ulu. Dia diduga terlibat dalam penjualan judi kupon togel.?

Polisi yang menyambangi SL di sekitaran Jalan Anggur menemukan sejumlah barang bukti. Diantaranya dompet kulit warna cokelat, HP Samsung, 3 lembar kertas rekapan penjualan togel, uang Rp 50 ribu dan sebuah kartu ATM. (rin)

Komentar

News Feed