oleh

Lurah Pastikan Bukan Dampak Tambang. Hanya Air Lewat, Banjir Bantuas Surut

BANTUAS. Banjir yang merendam 31 rumah di 3 RT kawasan Kelurahan Bantuas, sudah surut sejak dini hari kemarin (8/9). Banjir yang merendam setinggi 50 sentimeter di beberapa titik sudah mengering. Bahkan ada yang sudah benar-benar kering.

“Sudah surut semua. Dari RT 07, 08, dan 09 hanya beberapa sisa jalan dan halaman rumah warga saja yang masih tergenang. Itupun ketingiannya hanya semata kaki saja bahkan kurang,” kata Lurah Bantuas, Suyatno.
Banjir yang merendam tiga lingkungan RT tersebut, diungkapkan Suyatno, memang sudah biasa terjadi, namun Banjir merendam tidak dalam waktu yang lama.

“Karena sebenarnya hanya air lewat, yang turun dari kawasan perbukitan. Air itu meluap dari parit, karena debitnya yang banyak,” ujar Suyatno.
Mengenai dugaan Banjir terjadi akibat luapan kolam penampungan air area tambang batu bara, menurut Suyatno tidak ada. Karena air yang mengalir kondisinya normal atau tidak bercampur lumpur.

“Memang warnanya kuning, tapi tidak keruh. Berbeda kalau air kiriman dari lokasi gambang batu bara, yang mana kuningnya lebih pekat dan keruh,” ucap Suyatno.
Meski begitu Suyatno tak menampik di wilayahnya terdapat aktivitas penambangan batu bara.
“Tapi itu perusahaan resmi dan letaknya juga jauh dari permukiman,” tandasnya. (oke/nha)

Komentar

News Feed