Tanjung Redeb – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) tengah menjajaki membuka rute ke Berau, terutama di dermaga Tanjung Batu, Pulau Derawan.
“Melihat potensi di Pulau Derawan, Maratua, Kakaban maupun Sangalaki dan dengan masuknya kapal wisata seperti kapal pinisi, turis domestik maupun mancanegara akan semakin banyak ke Berau,” jelas Komisaris Utama PT Pelni Ali Masykur Musa, di sela berkunjung ke Kepulauan Derawan Sabtu (14/11/2020).
Dikatakan, pelabuhan Tanjung Batu telah memenuhi syarat dan bisa dihidupkan kembali. Dengan begitu, Berau akan terkoneksi dengan kota lain di Indonesia yang sudah terlebih dahulu disinggahi kapal milik PT Pelni.
“Selama ini, Pelni sudah rutin mengunjungi berbagai pulau di Indonesia. Harapannya, nantinya juga bisa ke Pelabuhan Tanjung Batu, Pulau Derawan. Sehingga wisatawan bisa semakin banyak berkunjung ke Berau,” kata Ali Masykur Musa mengujungi Kepulauan Derawan bersama jajaran PT Pelni dipimpin sejak Sabtu (14/11) hingga Senin (15/11).
Kunjungan tersebut memang dilakukan dalam rangka penjajakan rencana masuknya kapal milik Pelni guna mendukung pengembangan pariwisata bahari di Berau.
Selain itu, penduduk Berau yang ingin ke luar daerah menggunakan kapal, misalnya ke Sulawesi, bisa memanfaatkan kehadiran kapal tersebut. Apalagi Derawan menjadi salah satu destinasi unggulan. Potensi yang ada ini menjadi perhatian PT Pelni untuk mendukung pengembangan pariwisata. Di antaranya kapal pesiar yang dikelola anak perusahaan PT Pelni juga bisa masuk.
Jika angkutan kapal penumpang dan barang berkembang di pelabuhan Tanjung Batu, wisata di Derawan menurutnya akan semakin berkembang. Dampaknya tentu akan semakin positif terhadap pertumbuhan ekonomi warga Berau, terutama warga Pulau Derawan dan sekitarnya.
“Mudah-mudahan sektor wisata meningkat. Kehidupan ekonomi masyarakat juga semakin baik,” harapnya. (vivaborneo.com)











Komentar