oleh

Lewat Jumpa Arsip, DPK Kaltim Perkuat Kompetensi Pengelola Arsip DigitaL

kaltim.siberindo.co – Diera digitalisasi dalam tata kelola pemerintahan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mutlak. Hal ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kepala Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur, Lisa Hasliana, saat membuka kegiatan “Jumpa Arsip” yang diselenggarakan secara virtual pada Jumat (17/7/2026).

Dalam arahannya, Lisa menekankan bahwa arsip memiliki peran vital sebagai alat bukti otentik dalam penyelenggaraan pemerintahan. Arsip bukan sekadar tumpukan kertas usang di sudut ruangan, melainkan rekaman sejarah, memori kolektif bangsa, dan fondasi penting dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Baca Juga  Penertiban SKM Berlanjut. Menuntaskan Kawasan Kumuh Pinggir Sungai

“Kita dituntut untuk bermigrasi dari pengelolaan arsip konvensional menuju sistem kearsipan digital. Di sinilah pentingnya pengelolaan arsip dinamis,” ujar Lisa Hasliana.

Lebih lanjut, Lisa menjelaskan bahwa melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) ini, Pemprov Kaltim berkomitmen penuh untuk meningkatkan kompetensi para pengelola arsip.

Ia menekankan bahwa transisi digital ini bukan sekadar proses memindahkan dokumen kertas ke dalam format file PDF, melainkan upaya membangun budaya kerja baru yang mengedepankan kecepatan, ketepatan, dan keamanan data.

Baca Juga  Program Sigap Dapat Dukungan Penuh PT Berau Coal.

Dalam kesempatan tersebut, Lisa Hasliana menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh peserta Bimtekuntuk menjadikan digitalisasi arsip sebagai solusi yang mempermudah alur kerja, bukan sebagai beban administratif tambahan, kedua digitalisasi membawa kemudahan akses, namun di sisi lain menuntut tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan data dan informasi negara dari potensi kebocoran.

Baca Juga  Gelar Peringatan Hari Pahlawan di Kantor Bupati

Ketiga seluruh peserta diminta untuk segera menerapkan ilmu yang didapatkan dari narasumber di unit kerja masing-masing, sehingga hasil Bimtek dapat memberikan dampak nyata bagi instansi.

Dengan langkah ini, Pemprov Kaltim berharap pengelolaan arsip yang lebih modern akan mendukung efektivitas kinerja aparatur sipil negara dalam melayani masyarakat secara profesional di era digital.

Kegiatan diikuti Perangkat Daerah Kaltim dan mengahadirkan narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim.

News Feed