oleh

Imbau Tervalidasi sebelum Terlambat

TANJUNG REDEB. Pemberlakuan wajib tervalidasi rapid antigen di Kalimarau, ternyata masih ada calon penumpang yang belum mengetahuinya. Menurut Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Bambang Hartato di awal pemberlakuan banyak calon penumpang yang terlambat. Bahkan hingga saat ini masih ada kasus serupa namun jarang sekali.
“Karena rata-rata sudah paham alurnya,” ungkap Bambang. Sampai saat ini dijelaskan baik calon maupun orang yang datang dan masuk melalui Kalimarau wajib menyertakan keterangan usai rapid dan tervalidasi.

Baca Juga  Petisi Pembubaran Densus 88 dan BNPT Dinilai tak Beralasan

Kalimarau juga menyiapkan operasional terkait dengan pelayanan bandara. Mengenai pemeriksaan dilakukan oleh KKP di kesehatan yang juga ada di Kalimarau. UPBU hanya memastikan seluruh calon penumpang yang melalui pintu masuk dan keluar sudah tervalidasi “Kami mendukung dan support proses pelaksanaan regulasi dari kementerian kesehatan disini KKP sesuai bunyi regulasinya dan satgas covid nasional, artinya apa yang bisa kami lakukan dalam proses itu kami melaksanakan dan mendukung penuh yang diamanahkan ke kami, kalau masalah sampai kapan, kami tidak tahu,” jelasnya.

Untuk memudahkan alur keberangkatan Bambang meminta kepada seluruh masyarakat calon penumpang untuk lebih dahulu melakukan rapid antigen sebelum membeli atau memesan tiket pesawat.
Sebab ada sejumlah kasus calon penumpang yang tertinggal karena belum melakukan rapid antigen. Untuk memudahkan proses rapid bagi calon penumpang, UPBU Kalimarau juga menyediakan wadah untuk petugas khusus melakukan rapid kepada calon penumpang. “Tetapi ya tetap lebih baik rapid dulu,sehingga mudah divalidasi petugas, jangan beli tiket dulu baru rapid apalagi jika waktunya mepet,” jelasnya.

Baca Juga  Gubernur Kaltim Buka Puslatda Atlet Kaltim PON XX-2021 Papua

Bambang mengungkapkan, awal penerapan wajib rapid sebelum terbang ada calon penumpang yang batal berangkat atau tertinggal pesawat. “Di awal-awal penerapan kebijakan ada ya, sekarang sudah berjalan cukup lama, prosesnya juga dibantu tetapi tetap melihat slot waktu dan ketika belum tervalidasi mereka walaupun sudah disarankan rapid terlebih dahulu,” tutupnya. (as/beb)

Komentar

News Feed