Siberindo.co, BONTANG : Rombongan Program Belajar Kampus Merdeka yang tergabung dalam Modul Nusantara, mengunjungi Pulau Segajah Bontang Kuala, Kalimantan Timur (Kalitm), Senin (20/12/2021) Pukul 09:00 Wita.
Rombongan yang terdiri dari 8 Mahasiswa-Mahasiswi dari Pulau Jawa itu, didampingi Dosen Pembimbing Pajar Pahrudin, mengunjungi salah satu destinasi wisata pantai yang dimiliki Bontang Kuala. Selain Pulau Berebas Basah, juga ada Pulau Segajah di kawasan ini.
Pulau Segajah letaknya sekitar 30 menit perjalanan dari penginapan D’villa, menaiki Perahu bermesin tempel 25 PK yang dapat memuat sekitar 15 orang penumpang.
Tujuan wisata Modul Nusantara kali ini adalah untuk melihat Keindahan bawah Laut Pulau Segajah, dengan berbagai ragam Ikan Hias pada saat menyelam.
Pesona keindahan Ikan Hias di bawah Laut Pulau Segajah, tidak dapat lagi digambarkan dengan kata-kata. Ada ratusan Ikan Hias yang menghampiri saat diberi makan para Mahasiswa Kampus Merdeka.
“Ketika mengikuti kegiatan menyelam, takut sekali, karena saya tidak bisa berenang. Namun saat melihat bawah Laut dengan ragam Ikan Hias, ditambah lagi dengan banyak Terumbu Karang yang tajam sewaktu-waktu dapat merobek kaki. Ikannya berwarna warni, tidak dapat diceritakan dengan kata-kata. Jika ingin merasakan sensasinya, silahkan buktikan sendiri,” kata Siti Aisyah kepada DETAKKaltim.Com group Siberindo.co.
Siti Aisyah baru kali pertama datang ke Bontang Kuala dan baru juga belajar berenang. Hampir 3 jam menikmati keindahan bawah Laut Pulau Segajah.
“Mungkin jika tidak ada Program Modul Nusantara, saya tidak bisa merasakan sensasi keindahan bawah Laut Bontang Kuala, Kalimantan Timur,” imbuh Aisyah tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya.
Riris salah seorang Mahasiswa Program Modul Nusantara asal Fakultas Perikanan Ilmu Kelautan Universita Dipenogoro Semarang, Prodi Oseanografi Semester V mengatakan, sensasi yang dia rasakan di bawah Laut.
Di bawah laut itu ada berbagai Ikan Hias, di antaranya adalah Ikan jenis Dori, warnanya biru. Dia merasakan sensasi bawah Laut Bontang Kuala sama saja tapi, tapi momennya yang berbeda.
“Sudah biasa saat melakukan penelitian bersama rekan Mahasiswa di Prodinya, tapi saat ini di Program Modul Nusantara beda. Karena bersama teman baru dan Fakultas yang berbeda, dan latar belakang Prodi yang juga berbeda. Seru jadinya,” ungkap Riris.
Namun ada hal yang paling penting harus diperhatikan oleh pemerintah daerah terhadap kelestarian bawah Laut, kata Riris, jangan sampai dirusak. Juga paling penting adalah Pulau Segajah sangat gersang, jika siang matahari sangat panas. Mestinya pemerintah dan pengelola objek wisata ini, menanam Pohon Mangrove.
“Wisatawan hanya disuguhi pasir putih, sangat disayangkan. Mestinya Mangrove bisa ditanam di sekeliling Pulau tersebut, dan juga di tengahnya.” tandas Riris.
Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2021 yang tergabung dalam Pertukaran Mahasiswa antar pulau di STMIK Widya Cipta Dharma Samarinda, sebelumnya telah mengunjungi situs Sumur Minyak di Sanga-Sanga sebagai bagian dalam pembelajaran Modul Nusantara.
Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini, merupakan Program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tahun 2021 Angkatan Pertama. (Siberindo.co group DETAKKaltim.Com)
Penulis : PP
Editor : Lukman











Komentar