oleh

Genangan Hambat Pekerjaan Penyapu Jalan. Ratusan Pekerja Bisa Kerja Dua Kali

AIR PUTIH. Hujan sebentar saja, beberapa titik ruas jalan di Kota Tepian tergenang. Genangan tersebut pun dikeluhkan warga. Tak hanya pengendara saja, keberadaan genangan itu juga dikeluhkan sejumlah penyapu jalan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda.

“Ya kalau habis hujan, ya susah kalau mau menyapu. Soalnya di mana-mana jalan tergenang,” kata seorang penyapu jalan DLH Samarinda yang enggan menyebutkan namanya, saat ditemui Sapos? di Jalan Pahlawan, baru-baru ini.

“Kalau sudah tergenang, ya susah menyapu. Bisa kerja dua kali. Soalnya ketika genangan surut, malah banyak kotoran,” kata penyapu jalan lagi.

Total, ada 300-an penyapu jalan yang membersihkan jalan-jalan di Kota Tepian setiap hari. Kepala DLH Samarinda, Nurrahmani menambahkan, untuk mengatasi pembersihan jalan-jalan yang tergenang pihaknya mengarahkan para petugas penyapuan jalan untuk mengorek saluran-saluran air yang terhubung dengan drainase.

Baca Juga  Fokus Sektor Ekonomi, Samarinda Ubah Perwali Covid-19

“Jadi kadang ada sumbatan-sumbatan air, sehingga harus dikorek agar aliran air lancar. Jadi tak kerja dua kali. Semua petugas penyapu jalan kami ingatkan untuk mengorek saluran air, siapa tahu ada sumbatan,” lanjut Nurrahmani.

Nurrahmani juga menyebut, setiap pasca Banjir atau hujan deras pihak DLH menyiapkan mobil tanki untuk menyemprot sisa-sisa banjir.

Baca Juga  Kaltim Dapat Tambahan 5 Kasus Covid-19

“Kami siapkan mobil untuk penyemprot lumpur dan sisa banjir, jadi tak kotor dan becek. Biar tak menganggu pengguna jalan,” pungkas Nurrahmani. (rin)

Komentar

News Feed