SUNGAI KUNJANG. Untuk memenuhi kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda berupaya mengusulkan anggaran sebelum APBD disahkan setiap tahunnya. Salah satunya yang dibiayai APBD Kota Samarinda tahun lalu. Nilainya pun fantastis mencapai Rp 14 miliar. Dikerjakan PT Mari Bangun Persada.
Sebelumnya kawasan itu merupakan lapangan bola serta arena panjat tebing. Namun karena lama tidak terpakai, akhirnya dibangun taman untuk menambah estetika kota. Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Taman Tepian Aviv Budiono, hingga saat ini progress taman baru mencapai 85 persen.
“Tinggal tahap akhir saja, penanaman pohon hingga beberapa bangunan seperti toilet umum yang berbentuk buah,” urainya.
Ia mengakui pengerjaan taman harusnya bisa diselesaikan akhir tahun lalu. Namun karena pandemi, membuat anggaran pembangunan taman sempat ditunda.
“Dari kontrak memang telah melewati batas, namun dengan kesepakatan dan pertimbangan berbagai instansi teknis diberikan waktu adendum sekitar 50 hari untuk menyelesaikan proyek,” pungkasnya. (hun/nin)











Komentar