SIMPANG PASIR. Berkaitan dengan jalur alternatif menghindari tanah longsor di Jalan Pattimura, RT 17, Kelurahan Mangkupalas, warga kembali mempertanyakan progres perbaikan Jalan Dwikora, Kelurahan Simpang Pasir.
Namun nasib perbaikan jalan sepanjang 1,9 kilometer dengan lebar 5 meter itu ternyata masih menggantung.
Lelang proyek senilai Rp 11,3 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu, dijelaskan Kepala Dinas PUPR Samarinda, Hero Mardanus masih berproses di Unit Layanan Pengadaan (ULP).
“Kalau semua berkas sudah lengkap. Jadi kami masih menunggu juga,” kata Hero.
Hero menjelaskan untuk proses di ULP itu sifatnya bergiliran, karena banyak proyek juga yang sedang menunggu dan sudah dalam tahap lelang.
“Jadi kami tidak bisa paksakan juga karena itu semua kan proses,” ujar Hero.
Tentunya Hero meminta masyarakat bersabar, karena usulan pembenahan jalan itu pasti dan akan tetap dilakukan.
“Ya kita menunggu saja sampai prosesnya selesai,” tandasnya.
Sementara itu, Camat Palaran, Suwarso sendiri sudah menanyakan langsung mengenai progres pembenahan Jalan Dwikora.
“Ya, memang masih di ULP. Nah, saya saat itu dijelaskan bahwa pengerjaan akan dimulai dari Mangkupalas. Tapi saya minta dibalik, agar yang dapat diprioritaskan pekerjaannya itu di sisi Simpang Pasir mengingat kerusakannya yang parah,” pungkasnya.(oke/beb)











Komentar