oleh

Kota Samarinda Menjadi Episentrum COVID-19 di Kalimantan Timur

SAMARINDA –Kota Samarinda di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kini menjadi episentrum penularan Covid-19 terbanyak dalam dua minggu terakhir. Kota Samarinda dengan penduduk lebih kurang 820 ribu jiwa ini, berkontribusi terbesar dibandingkan 9 kabupaten/kota lainnya di Kaltim, bahkan melampaui Kota Balikpapan yang diawal pandemi Covid-19 penyumbang paling banyak pasien positif.

Satgas Covid-19 Kalimantan Timur, hari ini melaporkan 117 kasus baru positif Covid-19. Sehingga total menjadi 9.563 kasus. Sebaran 117 kasus baru itu, 95 kasus diantaranya ada di kota Samarinda. Disusul 14 kasus di Balikpapan, Berau 5 kasus, dan Paser 3 kasus.

Enam kabupaten dan kota lainnya dilaporka nol kasus. Adanya penambahan 95 kasus positif baru di Samarinda, menjadikan  6 dari 10 kecamatan, berstatus zona merah berisiko tinggi. Empat lainnya, zona oranye berisiko sedang.

Baca Juga  Lansia divaksinasi COVID-19

“Total orang menunggu proses pemeriksaan swab di Kaltim  ada 4.707 kasus (baik laboratorium pemerintah maupun swasta). Diantaranya, di Berau ada 2.146 kasus,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak, dalam penjelasan tertulis, Senin (5/10).

Andi juga melaporkan 9 kasus meninggal dari 16 September-5 Oktober 2020, sehingga menggenapkan total angka kasus meninggal akibat Covid-19 menjadi 376 kasus. Rinciannya, Kutai Timur 1 kasus, Paser 1 kasus, kota Balikpapan 4 kasus, dan kota Samarinda 3 kasus.

“Semua kasus positif Covid-19 yang dilaporkan meninggal, dimakamkan sesuai protokol Covid-19,” ujar Andi.

Sementara, dari 9.563 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, yang sembuh kembali bertambah 197 orang. Dimana, tertinggi 124 kasus ada di Samarinda.

Baca Juga  17 Kasus Covid-19 Bertambah di Kaltim

“Total kasus sembuh 6.539 kasus,” ungkap Andi.

Dengan begitu, angka kasus aktif atau yang masih berstatus perawatan Covid-19, kini menjadi 2.648 kasus. Kota Samarinda, masih mencatatkan kasus aktif tertinggi 771 kasus. Baik itu pasien yang menjalankan isolasi mandiri, maupun perawatan di rumah sakit.

Enam Kecamatan di Samarinda Zona Merah

Info grafis dilansir Dinas Kesehatan Kota Samarinda, hari ini terjadi penambahan 57 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga total tembus 3.001 kasus. Perbedaan dengan data Satgas Covid-19 Kaltim tidak menjadi soal, disebabkan pelaporan data di provinsi, ditutup pukul 12.00 Wita, dan data baru masuk data keesokan hari

Dari 3.001 kasus itu, ada 2.072 kasus sembuh, dan 119 orang meninggal dunia. Sementara, ada 810 orang berstatus perawatan Covid-19. Baik yang tersebar di 15 klaster, dan 1 kelompok non klaster.

Baca Juga  Ribuan lansia di Balikpapan divaksin COVID-19

Namun dari info grafis hari ini, wilayah zona merah berisiko tinggi penularan Covid-19 menjadi 6 kecamatan. Keenam kecamatan itu adalah Samarinda Utara, Sungai Pinang, Samarinda Ulu, Sungai Kunjang, Samarinda Seberang, dan Samarinda Ilir.

Empat kecamatan lainnya berada zona oranye dengan risiko sedang yakni kecamatan Sambutan, Kota, Loa Janan Ilir, serta kecamatan Palaran, yang sebelumnya bertahan lama menjadi kecamatan zona kuning atau berisiko rendah penularan Covid-19.

“Sesuai info grafis, warna merah adalah yang memiliki kasus positif (aktif/berstatus perawatan) lebih dari 51 kasus,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kadinkes Kota Samarinda dr Ismed Kusasih. (006/NIAGA.ASIA)

Komentar

News Feed