Proyek normalisasi drainase di sepanjang Jalan DI Panjaitan, mulai dari pertigaan Mugirejo hingga Masjid babul Hafazah, Sungai Pinang masih berlangsung. Meski digadang-gadang bisa mengurangi dampak Banjir di kawasan tersebut, namun dalam proses pengerjaan saat inu, justru menimbulkan masalah baru bagi warga dan pengendara.
Penyempitan jalan dan kondisi becek serta berlumpur menjadi pemandangan sehari-hari yang harus dinikmati warga. Tak jarang dua hal tersebut menyebabkan kecekaan lalu lintas. Salah satunya adalah banyaknya pengendara khususnya sepeda motor yang terjatuh.
“Pagi tadi ada 2 motor pengendara wanita yang terjatuh saat melintas di jalur sempit dan becek. Untungnya hanya luka lecet,” kata Ikhsan (27) warga sekitar, Jumat (20/11) Kondisi jalan becek dan berlumpur ini sudah terjadi dua hari belakangan. Tanah bercampur air yang menurupi badan jalan merupakan sisa pengerukan sedimentasi dari dalam parit yang kini tengah dalam proses pengerjaan.
“Harusnya pemilik proyek cepat dan sigap. Sebab sebelum ino juga ada pengendara motor yang terjatuh lantaran jalan licin akibat lumpur,” pinta Ikhsan. Menyikapi keluhan warga tersebut sekitar pukul 07.30 Wita tim dari Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) dan relawan PMK Fire Rescue Cempaka terjun ke lapangan untuk membersihkan jalan dari endapan lumpur.
Dua unit tangki dikerahkan untuk membersihkan sisa tanah yang menempel di badan jalan tersebut.
“Kami menurunkan unit tangki 5.000 liter untuk bisa membersihkan jalan ini. Itupum harus dua kali bolak balik karena lumpur rumayan tebal dan banyak,” kata Koordinator Wilayah Posko 2, Disdamkar, Barkani.
Butuh waktu 2 jam lamanya untuk petugas melakukan pembersiham di lokasi tersebut. Meaki suda dibersihkan, bukan berarti jalan bida begitu saja terbebas dari sisa lumpur nantinya. Hal ini betkaitan lantaran proyek normaliasi akan terus berjalan hingga tuntas. “Terutama di saat hujan. Kami harap pengendara berhati-hati saat melintas. Sebab jalan memang sangat lincin bila berlumpur. Dan kami akan kembali jika dibutuhkan untuk membersihkan jalur becek tersebut,” pungkas Barkani. (kis/nha)











Komentar