oleh

Amankan Stok dan Harga Pangan

TANJUNG REDEB. Masih menyoal stok pangan, ketua DPRD Berau, Madri Pani meminta seluruh stakeholder terkait mampu mengatasi masalah klasik ekonomi. Setiap jelang puasa dan Lebaran biasanya memicu kenaikan sejumlah barang, sembako hingga tabung gas. Terutama tabung ukuran 3 kg. Madri meminta Bagian ekonomi, Diskoperindag dan OPD terkait lainnya mampu menjaga stabilitas dan tidak memberatkan masyarakat.

“Awasi ketersediaan stok pangan, terutama Sembako juga gas,” jelasnya. Sebab pengawasan ini dinilai penting dalam menstabilkan harga pasaran. Pemerintah daerah biasanya setiap tahun akan menggelar operasi pasar untuk menjaga kenaikan harga-harga.

Mulai operasi pasar minyak makan, beras dan beberapa kebutuhan lainnya. Hal itu katanya penting dilakukan untuk mencegah kenaikan harga yang cukup tinggi sehingga memberatkan masyarakat.
“Karena tidak menutup kemungkinan, dengan stok kosong maka harga mengalami kenaikan, sehingga banyak masyarakat yang mengeluh,” ujarnya. Adapun beberapa komoditas pokok terpenting yang menurutnya harus diperhatikan antara lain, beras, minyak, gula, termasuk rempah-rempah, dan pangan lainnya.

Selain memastikan stok pangan aman, pemkab juga diminta segera memastikan ketersediaan bahan bakar khususnya gas elpiji, yang mana setiap bulan Ramadan kerap mengalami kekosongan stok.
“Jangan sampai warga kesulitan mendapatkan bahan bakar berupa gas elpiji yang mana saat bulan Ramadan menjadi ‘siluman’, maka hal ini sangat perlu dipastikan sedini mungkin, khususnya terkait distribusi dari agen ke pangkalan agar kuota yang diperlukan terpenuhi di setiap wilayah” ujarnya.

Baca Juga  SMSI Peringati HUT ke-7 pada 7 Maret Dengan Potong Tumpeng Serentak di 37 Kota

Ia juga berharap, Pemkab Berau terus berkoordinasi dengan pihak Perusahaan Umum (Perum) Badan Usaha Logistik (Bulog) Berau agar seluruh persediaan komoditas pangan mampu memenuhi permintaan masyarakat hingga akhir tahun mendatang.

“Kami berharap pemkab menurunkan tim teknis untuk memantau seluruh stok bahan pangan baik di gudang-gudang pedagang, pengumpul, hingga ke seluruh pedagang tersebar di seluruh pasar yang ada. Kalau ada stok yang kurang dan berpotensi mengalami kenaikan harga, agar langsung dilaporkan untuk diatur pasokannya,” tandasnya.
Sementara Kabag ekonomi Sekretariat Pemkab Berau, Kamarudin memastikan pihaknya selalu mengawasi stok bahan bakar gas LPG baik sebelum Ramadan hingga pasca lebaran nanti.

Baca Juga  Pelaku Pembunuhan RA di Hotel MJ Ditangkap, Buron 3 Pekan

“Kita pantau selalu ketersediaan stoknya,komunikasi dengan penyalur, agen dan meninjau langsung di lapangan, jangan sampai stok menipis atau kehabisan, kelangkaan bisa menyebabkan kenaikan,” jelasnya. (as/beb)

Komentar

News Feed