oleh

Tawon Madu Ganggu Aktivitas Warga

BENGKURING. Meski hanya tawon madu, ribuan kawanan lebah ini cukup merepotkan warga Gunung Mulia, Jalan KH Wahid Hasyim 1, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara. Tawon madu tersebut bersarang di pohon tepat di depan rumah warga.

Meski sengatan tawon madu tidak berbahaya seperti tawon jenis tabuan, namun kehadirannya tetap saja meresahkan. Tawon madu terpaksa dievakuasi, agar warga bisa tenang beraktivitas.

“Kami menerima laporan adanya tawon madu di sekitar permukiman penduduk. Dari laporan itulah kami tindaklanjuti dengan proses evakuasi sarang,” kata Koordinator Wilayah, Posko 2, Barkani, Jumat (28/06/2021).

Sebanyak lima personel gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda bersama relawan Samarinda Animal Reacue (SAR) melakukan evakuasi sekitar pukul 13.00 Wita.

Berbekal baju anti sengatan dan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Dalam tempo 30 menit, sarang tawon madu berhasil dimasukkan ke dalam kantong plastik besar.

Baca Juga  Dianggap Obat Keras, Ada Warga Enggan Divaksinasi Covid-19

Meski proses evakuasi terbilang mudah, namun tetap saja satu anggota Disdamkar terkena sengatan.

“Di saat proses evakuasi hanya ada dua petugas yang menggunakan baju anti sengatan, sementara anggota lain menunggu dan memback-up kegiatan tersebut. Nah, di saat anggota melakukan penyemprotan cairan pertalite itulah, kadang ada saja tawon yang terbang ke sana kemari hingga menyengat anggota yang tidak menggunakan baju anti sengatan,” terang Barkani.

Baca Juga  Satresnarkoba Polresta Samarinda Amankan 25 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi

Meski begitu, proses evakuasi pada umumnya berjalan lancar. Agar tawon tidak bersarang kembali, petugas menyemprot pertalite ke bekas sarang yang sudah di musnahkan.

“Penanganan hewan penganggu sudah menjadi tugas kami. Dan dari Disdamkar siap siang maupun malam untuk membantu warga. Silahkan menghubungi jika benar-benar membutuhkan bantuan,” pungkas Barkani. (kis/rin)

Komentar

News Feed