oleh

Legislator Kaltim Sosper, Ely : Ketahanan Keluarga Harus Dibina

Siberindo.co, KOTA BANGUN : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim Ely Hartati Rasyid menggelar Sosialisasi Perda (Sosper) Nomor 2 tahun 2022, tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan keluarga di Desa SP 3, Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Jum’at (10/6/2022).

Ely Hartati Rasyid, Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim dalam Sosper itu menghadirkan 2 narasumber sekaligus, yakni Johansyah dan Muhammad Yuhdi.

Ely dalam paparannya menyampaikan bahwa sebagai unit sosial terkecil di masyarakat, ketahanan keluarga harus dibina dan dikembangkan.

Baca Juga  Sasar Permukiman Penduduk, Antisipasi Pencurian. Waspada Kejahatan, Polisi Tingkatkan Patroli

Sebab, di dalam ketahanan keluarga ada fungsi sosial budaya. Hal ini tidak lain sebagai upaya untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur, sesuai cita-cita luhur dan jati diri Bangsa Indonesia.

“Dalam ketahanan agama misalnya, itu dimulai dari keluarga dulu. Di dalamnya ada fungsi sosial budaya dalam menangkal terorisme, radikalisme. Ada ketahanan ekonomi, juga pendidikan,” ungkap Ely dalam rilisnya yang diterima DETAKKaltim.Com group Siberindo.co, Senin (13/6/2022).

Baca Juga  Tak Ada Penolakan Dari Warga. Babak Kedua Penertiban Warga SKM

Dia menjabarkan, Perda ini lahir dengan mengadopsi peraturan yang telah berjalan efektif di daerah lain. Seperti Jawa Barat, dan NTT.

Politisi PDI Perjuangan yang berasal dari Daerah Pemilihan Kutai Kartanegara ini mencontohkan, di Jawa Barat, ketika Perda ketahanan keluarga berjalan maksimal. Angka perceraian menurun drastis, karena di dalam ketahanan keluarga ini membentuk Moteka atau motivator keluarga.

Namun demikian, Perda ketahanan keluarga di Kalimantan Timur belum ada Peraturan Gubernur (Pergub) yang memuat petunjuk teknis dalam implementasi pelaksanaan Perda.

Baca Juga  Hilang di Hutan Sungai Maya Tarakan, Yunus dan Agus Ditemukan Tim SAR

“Nanti kalau sudah ada Pergubnya saya berharap ada turunan dalam pelaksanaannya. Kalau di Jabar itu ada sampai petunjuk teknis, jadi di dalam keluarga itu harus ngapain. Bukan maksud untuk intervensi, tapi supaya ada kedekatan dalam keluarga.” tandas Ely. (Siberindo.co group DETAKKaltim.Com)

Sumber : Rilis

Editor   : Lukman

News Feed